Tips

Hari ke-58 Menjadi Penulis Novel dalam 60 Hari

140Views

Sekarang novel pertama kamu sudah selesai dan sudah dicetak di kertas. Lalu, apa yang selanjutnya harus kamu lakukan? Tinggalkan! Ya, tinggalkan novel kamu. Biarkan ia mengendap untuk beberapa lama. Jangan menyentuhnya dan jangan membacanya sama sekali, bahkan tidak untuk satu kalimat pun.

Izzatul Jannah -penulis novel Gadis Dalam Kaca (D&D Publishing, 2003)- perlu beberapa minggu untuk mengendapkan novel yang telah ia selesaikan. Begitu juga dengan Pipiet Senja, Novia Syahidah, Zaenal Radar T dan penulis-penulis lainnya. Bahkan Pipiet Senja setelah menyelesaikan novel dalam dua minggu, ia memerlukan waktu yang sama untuk mengendapkan novel tersebut.

Proses pengendapan ini sangat membantu kamu untuk sejenak mengalihkan perhatian dan mengistirahatkan otak kamu. Dengan demikian, ketika saat melakukan proses editing naskah, kamu akan mendapatkan tenaga, pikiran, dan semangat yang masih baru (fresh).

Setiap penulis memiliki rentang waktu yang berbeda untuk melakukan proses ini. Ada yang satu minggu, satu bulan, berbulan-bulan, dan ada juga yang pertahun. Untuk kamu … hmm, dua minggu tampaknya waktu yang cukup, deh, untuk mengendapkan novel kamu itu.

Saatnya mengendapkan novel kamu dan sudah saatnya pula mengistirahatkan tenaga dan pikiran kamu

Kang Arul
the authorKang Arul
Dosen, jurnalis, dan penulis. Saat ini selain menjalani profesi sebagai dosen di berbagai perguruan tinggi, ia juga merupakan konsultan untuk konten digital di berbagai perusahaan, lembaga/kementerian, maupun perorangan. Profil lengkapnya sila klik http://www.kangarul.id

Leave a Reply

error: Content is protected !!