Tips

Hari ke-42 Menjadi Penulis Novel dalam 60 Hari

220Views

Kamu masih mengerjakan novelmu kan?

Nah, cobalah untuk menulis apa-apa yang saat itu ada di benakmu. Ya, jika saat ini kamu duduk di depan komputer dan tiba-tiba di benakmu muncul cerita bagus untuk halaman terakhir novelmu sementara kamu sedang mengerjakan bab-bab awal, maka tulislah halaman terakhir itu terlebih dahulu. Jangan terpaku pada prosedural standar penulisan di mana seorang penulis novel harus meyelesaikan bab awal terlebih dahulu sebelum menyelesaikan bab selanjutnya.

Bebarapa penulis novel mengambil pola menuliskan di beberapa bagian pertengahan novel mereka, ada yang langsung pada konflik cerita, dan ada pula yang sudah menulis akhir cerita mereka.

Mungkin adalah hal yang baik -untuk menjaga alur dan nuansa cerita- dengan menulis novel berdasarkan bab per bab. Akan tetapi, tidak ada salahnya bila kamu mencoba menulis tidak berurutan. Ini akan membantumu menuangkan gagasan-gagasan cerita yang ada di benakmu yang masih segar dan baru itu. Dari pada kamu endapkan dengan kemungkinan gagasan itu akan kehilangan daya tariknya hanya gara-gara kamu sudah terlalu letih dahulu untuk menyelesaikan halaman sebelumnya.

Jadi, tulislah ceritamu di bagian mana saja! Jangan biarkan gagasanmu hilang hanya gara-gara terlalu lama menunggu giliran bagian cerita tersebut ditulis. Bisa jadi pada saat itu kamu menemukan ungkapan, kata-kata, kalimat, dan malah paragraf yang jauh lebih bagus. Yang kemungkinan besar tidak bisa kamu jamin hal itu akan muncul untuk kedua kalinya esok.

Kang Arul
the authorKang Arul
Dosen, jurnalis, dan penulis. Saat ini selain menjalani profesi sebagai dosen di berbagai perguruan tinggi, ia juga merupakan konsultan untuk konten digital di berbagai perusahaan, lembaga/kementerian, maupun perorangan. Profil lengkapnya sila klik http://www.kangarul.id

Leave a Reply

error: Konten ini terproteksi untuk dikopi