Tips

Hari ke-38 Menjadi Penulis Novel dalam 60 Hari

212Views

Pembaca sangat menyenangi novel yang menjelaskan secara detail dan rinci tentang segala sesuatunya. Apakah itu suasana hati, keadaan alam, kondisi tempat tinggal, apa yang diucapkan, suhu udara, dan sebagainya. Terutama ketika kamu menggunakan latar tempat.

Dengan rincian atau detail yang kamu tulis tentang lokasi atau keunikan apa yang ada di lokasi tersebut akan memperkaya cerita novelmu. Sehingga pembaca akan merasa mereka berada di tempat yang tertulis di novelmu. Simak penggambaran singkat di bawah ini yang diambil dari novel Senja yang Menghilang:

Rumah itu bercat cokelat muda. Dari celah-celah pagar besi, siapa pun akan bisa melihat beberapa tanaman yang tertata rapi di halamannya; sekumpulan bambu Jepang, pohon pinus, dan beberapa tanaman bunga- ada bunga aster dan mawar di sana- yang kelopaknya mulai memekar. Di teras ada sepasang bangku terbuat dari bambu, satu meja yang raknya dipenuhi oleh majalah serta koran, dan satu pot berisi tanaman pakis berada di pojoknya. Asri!

Namun, kamu mesti selektif juga memberikan detail dan penjelasan dalam ceritamu. Jangan membuat pembaca novelmu bosan karena terlalu banyak penjelasan di setiap paragraf ceritamu. Bahkan sampai menghabiskan beberapa halaman hanya untuk mendeskripsikan, misalnya, bagaimana suasana di tepi pantai setelah hujan turun.

Tulislah secara detail dan terperinci, tapi jangan berlebihan

Kang Arul
the authorKang Arul
Dosen, jurnalis, dan penulis. Saat ini selain menjalani profesi sebagai dosen di berbagai perguruan tinggi, ia juga merupakan konsultan untuk konten digital di berbagai perusahaan, lembaga/kementerian, maupun perorangan. Profil lengkapnya sila klik http://www.kangarul.id
error: Content is protected !!