Tips

Hari ke-20 Menjadi Penulis Novel dalam 60 Hari

189Views

m-jadi_penulis_top_bgtKamu sedikit susah mengembangkan idemu untuk dijadikan outline cerita? Oke, saatnya kamu tahu jurus rahasia mengembangkan idemu menjadi sebuah outline.

Pertama, anggaplah ide dasar calon novelmu tentang “seorang mahasiswa yang mengetahui bahwa orang tuanya selama ini bukanlah orang tua kandung”.

Kedua, dari ide sederhana ini kamu dapat memeganggalnya menjadi: “seorang mahasiswa” – “mengetahui bahwa” – “orang tuanya selama ini” – “bukanlah orang tua kandung”. Empat bagian ini adalah kata kunci ide novelmu.

Ketiga, ambillah satu kata kunci dan ajukan pertanyaan-pertanyaan memakai rumus 5W +1H, yang dalam bahasa Indonesianya berarti siapa, apa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana. Seandainya kamu mengambil kata kunci “seorang mahasiswa”, dari kata kunci ini dan setelah diajukan pertanyaan memakai rumusan di atas kamu mememukan; “Hendra, mahasiswa semester enam jurusan komunikasi Universitas Kebangsaan, umurnya 21 tahun, aktifis organisasi kemahasiswaan kampus, memiliki hobi baca buku, dan senang traveling”.

Keempat, lakukan hal yang sama dengan tiga kata kunci lainnya. Dengan demikian kamu sudah menemukan 4 bab untuk calon novelmu. Yaitu bab tentang cerita sang mahasiswa yang menjadi tokoh utama, bab tentang keluarganya atau orang tua kandungnya yang dianggap sempurna, bab tetang bagaimana sang tokoh mengetahui kenyataan bahwa ia bukanlah anak kandung mereka, dan bab tentang siapa orang tua kandungnya.

Kelima, pada saat kamu sampai pada tentang siapa orang tua kandungnya itu, kamu bisa mengembangkan cerita lebih jauh Apakah mau ercerita tentang usaha menemukan orang tua kandungnya, bercerita soal kegalauan hati sang tokoh saat mengetahui kabar itu, atau bercerita tentang orang tua kandungnya dengan menggunakan flash back agar pembaca tahu bagaimana hal seperti ini terjadi.

Keenam, percayalah, pada akhirnya empat bab yang kamu miliki itu akan bertambah banyak bila kamu melakukan langkah kelima, plus dengan metode 5W+1H, dan kamu bisa membuat kerangka cerita yang utuh.

Kang Arul
the authorKang Arul
Dosen, jurnalis, dan penulis. Saat ini selain menjalani profesi sebagai dosen di berbagai perguruan tinggi, ia juga merupakan konsultan untuk konten digital di berbagai perusahaan, lembaga/kementerian, maupun perorangan. Profil lengkapnya sila klik http://www.kangarul.id

Leave a Reply

error: Konten ini terproteksi untuk dikopi