Find Us on Socials

Find Us on Facebook

Subscribe to Our Channel

Catatan

Bahan Referensi Etnografi Virtual

Etnografi virtual merupakan teori dan teknik analisis yang merekam budaya digital

31Views

Apa itu etnografi virtual?

Berikut beberapa definisi atau sebenarnya lebih tepat dikatakan sebagai penjelasan tentang etnografi virtual dari beberapa pemikir yang mendalami etnografi di internet termasuk juga istilah-istilah yang digunakan:

  1. Christine Hine (2000, 2015) menyatakan bahwa etnografi virtual merupakan metodologi yang digunakan untuk menyelidiki internet dan melakukan eksplorasi terhadap entitas (users) saat menggunakan internet tersebut. Melalui pengalaman etnografis virtual ini juga untuk merefleksikan implikasi-implikasi dari komunikasi termediasi di internet.
  2. Robert V. Kozinets (2012:39) netnografi merupakan bentuk khusus atau spesial dari riset etnografi yang disesuaikan untuk mengungkap kebiasaan unik dari berbagai jenis interaksi sosial yang termediasi oleh komputer (internet) termasuk dalam bidang marketing. Netnografi juga bisa didefinisikan sebagai metodologi riset kualitatif yang mengadaptasi teknik riset etnografi untuk mempelajari budaya dan komunitas yang terjadi dalam komunikasi termediasi komputer atau computer-mediated communications (Kozinets, 2002:65, 2010). Namun, defenisi ini kemudian berkembang menjadi teknik riset untuk bidang media sosial (Kozinets, 2015:4-7).
  3. Jörgen Skågeby (dalam Daniel, 2011:410) menjelaskan bahwa online ethnographical atau etnografi online merupakan metode yang digunakan secara kualitatif untuk memahami apa dan yang terjadi pada komunitas virtual. Teknik ini dengan menggunakan observasi maupun wawancara secara online mencoba memaparkan tentang kebiasaan ataupun sentiman komunitas yang lebih spesifik dan penggunaan teknologi dalam berkomunikasi.
  4. Katie J. Ward (1999) menggunakan istilah cyber-ethnographic sebagai sebuah teknik untuk meneliti komunitas virtual—termasuk komunitas konsumen virtual atau virtual consumer communities—sebagai pengungkap beragam informasi yang didapat dari anggota komunitas virtual tersebut baik berupa pemikiran, pengalaman, sampai pada produk dan jasa (lihat juga Akturan, 2009).

Dari penjelasan di atas dapat ditarik titik utama pembahasan dalam etnografi virtual yakni “sebagai sebuah teknik penelitian” dan “komunitas virtual”. Kata pertama menjelaskan soal metodologi atau metode yang digunakan untuk meneliti sekaligus menganalisa fenomena sedangkan kata kedua menjelaskan fokus atau entitas dari riset yang dilakukan dengan medium (field) di internet.

Nah, buat yang ingin mengetahui lebih dalam tentang etnografi virtual berikut ini tautan .pdf beberapa buku:

Netnography Unlimited: Understanding Technoculture using Qualitative Social Media Research (2021)
Edited By Robert V. Kozinets, Rossella Gambetti

Kozinets (2020) argues that while all other types of online ethnography incorporate aspects of netnography, the distinction is in its systematic approach. For Kozinets, this systematic approach involves the specificity of stages through which the researcher designs, immerses, engages, reflects and communicates their practice and findings.

<=Klik gambar sampul buku untuk mengunduh 

 

Virtual Methods: Issues in Social Research on the Internet (2005)
by Christine Hine

The coming of the Internet has posed a significant challenge for our understanding of research methods. Across the social sciences and humanities people have found themselves wanting to explore the new social formations that arise when people communicate and organize themselves via email, web sites, mobile phones, and the rest of the increasingly commonplace mediated forms of communication.

<=Klik gambar sampul buku untuk mengunduh 

 

Virtual Ethnography (2000)
by Christine M Hine

Ethnographic studies of online settings made a major contribution to the establishment of a view of the Internet as a culture where the uses people make of the technology available to them could be studied. These approaches established cyberspace as a plausible ethnographic field site.

<=Klik gambar sampul buku untuk mengunduh 

 

 

Ethnography and Virtual Worlds: A Handbook of Method (2012)
by Tom Boellstorff, Bonnie Nardi, Celia Pearce, T.L. Taylor

“This book is intended to help the trained anthropologist doing field work, and also to stimulate accurate observation and the recording of information thus obtained by anyone in contact with peoples and cultures hitherto imperfectly described.”

<=Klik gambar sampul buku untuk mengunduh 

 

 

Laman ini dalam proses akan meng-update referensi lainnya.

Kang Arul
the authorKang Arul
Dosen, jurnalis, dan penulis. Saat ini selain menjalani profesi sebagai dosen di berbagai perguruan tinggi, ia juga merupakan konsultan untuk konten digital di berbagai perusahaan, lembaga/kementerian, maupun perorangan. Profil lengkapnya sila klik http://www.kangarul.id

Leave a Reply

error: Konten ini terproteksi untuk dikopi