Jalan

Sambal Terasi ke Qatar #2

Ada roti Arab, hummus, makdous, briyani, tapi tetap saja….

Sebelum jam enam pagi waktu Doha saya dan tim sudah ada di dalam kamar masing-masing di Hilton Doha. Di kamar saya langsung rebahan. Kaki masih terasa keramnnya karena inilah perjalanan terpanjang naik pesawat dan aktivitas yang saya lakukan hanyalah duduk di satu posisi. Plus badan yang juga terasa pegal. Maklum faktor “U” keliatannya sudah mulai mengunjungi saya.

Tapi… karena sudah saatnya makan pagi alias breakfast dan sepaket makanan yang disajikan di dalam pesawat belum nendang dengan ukuran perut saya yang lumayan lebar, saya pun mandi dan turun ke ruang makan. Jam menunjukkan pukul tujuh lewat di waktu Doha atau sama dengan sekitar pukul 11 waktu Jakarta.

Di ruang makan saya agak tertegun sejenak. Dugaan saya tidak salah, di Doha makanan yang disajikan pasti ala Timur Tengahan dan kalaupun ada yang lain paling menyentuh Eropaan. Saya pun mikir, mau makan apa pagi ini?

Tepat di depan saya ada sebaris makanan yang terdengar asing, minimal bagi saya yang baru pertama kali ini datang ke Doha. Ada  hummus, labneh dengan beragam variannya dan juga makdous. Iseng saya ambil telepon genggam dan saya foto itu makanan.

Tiba-tiba ada seseorang yang bersuara di samping saya, “Take a picture for Facebook ya?” Saya menoleh. Owh, rupanya salah seorang staf food adn beverage yang menyapa saya. Kebetulan dia bule; keliatan dari perawakan, rambut, dan fasihnya ngomong ngenglish.

Saya tersenyum. Ketangkep deh kebiasaan upload kulineran saya. Kemudian saya pun bertanya. “It made from?” tanya saya sambil menunjuk labneh.

Bukannya menjawab, tu bule sibuk nyari orang. Tak sampai semenit dia membawa rekannya yang lain. “Heis from Indonesia too. A PhD and smart,” candanya.

Indonesia? Saya senang bsia berjumpa orang sekampung halaman di negeri orang ini. Namanya Andri.

“Ini sama saja dengan susu fermentasi.:

KangArul | Dosen Galau
Blogger yang juga konsultan media dan akademisi yang telah menulis lebih dari 100 buku. Memiliki cita-cita keliling Indonesia selain untuk menikmati wisata juga untuk berbagi kebaikan maupun sedikit ilmu. Selain di blog ini, ia juga memiliki blog di www.kangarul.com

1 Comment

Leave a Reply

error: Content is protected !!