Catatan

Menjaga Kemajemukan Antara Polda Metro Jaya dan Netizen

Netizen dan media diundang untuk buka bersama dengan Kapolda Metro Jaya sekaligus menguatkan komitmen untuk menjaga toleransi di tengah kemajemukan

Mun, saat diajak teman Blogger untuk buka bersama dengan Kapolda Metro Jaya dan beberapa media serta netizen Akang teh langsung mengiyakan. Bukan apa-apa, ini kesempatan buat Akang untuk menyaksikan bagaimana komitmen jajaran kepolisian untuk bersama-sama menjaga kesatuan, Mun.

Makanya dengan perut lapar dan dahaga sejak habis Azan Subuh tadi (apan lagi puasa ya…), pada Rabu (06/06/2018) kemarin Akang langsung  ikutan Silaturahmi Kapolda Metro Jaya bersama Wartawan dan Netizen di Gedung Promoter Polda Metro Jaya. Di sana sudah ada puluhan wartawan, netizen atawa blogger, dan juga jajaran Polda Metro Jaya.

Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol. Drs. Purwadi Arianto dalam sambutannya memberikan pernyataan yang Akang inget banget, Mun. Bahwa sebagai warga negara kita harus menjaga kesatuan sekaligus memelihara kemajemukan. Masyarakat juga harus saling menghargai tanpa melihat perbedaan suku, ras, golongan, dan juga agama.

Di kesempatan sore kemarin itu, Mun, Polda Mtero bersama beberapa tokoh lintas agama memberikan komitmen bersama untuk menjaga perdamaian. Mereka antara lain Pendeta Datulon Sembiring, Biksu Syailendra Virya, Romo RD Aloysius Tri Harjono, Pedande Gede Nyenengin dan H. Muhammad Ali.

O ya, Wakapolda Metro Jaya juga memberikan pesan kepada Netizen untuk jangan mudah terprovokasi apalagi dalam suasana pemilihan kepala daerah (Pilkada) ini. Berbagai informasi yang tidak jelas kebenarannya atau hoaks jangan sampai memecah belah persatuan dan kesatuan.

Netizen hendaknya bisa bijak dan juga tidak gampang terpengaruh dengan banyaknya berita negatif yang bertebaran demi menjaga kerukunan hidup di tengah masyarakat dan menjunjung tinggi toleransi untuk menyikapi perbedaan.

Sebelum kita berbuka puasa dengan menu yang membangkitkan selera, Mun, Wakapolda Metro Jaya sempat memberikan secara simbolis santunan kepada anak-anak yatim piatu dari Komunitas Pecinta Polri.

 

Kang Arul
the authorKang Arul
Dosen, jurnalis, dan penulis. Saat ini selain menjalani profesi sebagai dosen di berbagai perguruan tinggi, ia juga merupakan konsultan untuk konten digital di berbagai perusahaan, lembaga/kementerian, maupun perorangan. Profil lengkapnya sila klik http://www.kangarul.id

2 Comments

Leave a Reply

error: Content is protected !!