Mengapa kita (Dosen) tak sudi mengutip rekan sejawat?

By -

B
eberapa kali, untuk tidak mengatakan sering, saya menemukan dosen yang menulis jurnal dan dengan bangganya mengutip pendapat baik teori, konsep, penjelasan, maupun temuan penelitian dari dosen-dosen maupun peneliti di luar.

Apakah karya dosen dalam negeri kurang pantas dikutip?

Ini bukan persoalan bagus atau tidaknya, bukan pula soal memang ‘sudah layak dikutip’ pendapat mereka tersebut. Bagi saya ini soal kebiasaan dan bisa jadi mengarah pada keengganan untuk mengutip karya dosen sejawat. Keengganan yang didasari oleh ‘dugaan’ bahwa rekan sejawat itu belum mumpuni atau masih kalah jauh dibanding dengan dosen-dosen dari luar negeri ini.

Padahal… banyak dosen di dalam negeri yang sudah menulis buku. Buku yang dihasilkan pun berdasarkan riset panjang dan memuat temuan-temuan baru. Tak jarang bahkan buku tersebut menjadi rujukan atau dikutip oleh dosen di luar negeri.

Padahal… banyak dosen yang karyanya lalu-lalang di jurnal ilmiah yang dilabeli internasional itu. Karya dosen yang memiliki nilai scopus dan jika namanya dicari seperti mesin pencarian, maka akan berderet karya serta pengutipannya di Google Cendekia.

Padahal… banyak dosen yang sudah menjadi macan panggung di seminar-seminar internasional. Menjadi pengurus himpunan cendekia internasional bahkan memberikan kuliah umum di kampus-kampus internasional.

Padahal… karakter (masyarakat) Indonesia itu sangat-sangat berbeda sehingga banyak peluang menghasilkan konsep dan teori baru yang khas Indonesia.

Banyak padahal lainya yang terlintas di kepala saya. Tapi, itu dia, tetap saja tidak banyak yang mengutip pendapat rekan sejawat dalam tulisan jurnal mereka.

(288)

Jurnalis-Penulis-Traveler merupakan tiga rangkaian kata yang bisa menjelaskan siapa saya, selain sesekali menjadi dosen tentunya. Telah menulis 100-an judul buku. Sering memberikan pelatihan terkait PR 3.0, digital media, dan komunikasi di berbagai institusi. Selain di blog ini, ia juga memiliki weblog di www.kangarul.com dan www.dosenkomunikasi.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *