Tips

Media Sosial untuk Manajemen Krisis Kebencanaan

Informasi menjadi penting saat mitigasi bencana. Penggunaan media sosial bisa menjadi alternatif untuk menajemen krisis kebencanaan.

M itigasi bencana bisa dijelaskan  sebagai serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana. Aspek penyadaran ini menjadi penting bagi warga yang terkena (korban) atau sebagai upaya menghindari risiko-risiko lanjutan yang akan muncul dari sebuah bencana.

Pemanfaatan media sosial bisa menjadi salah satu alternatif untuk mitigasi bencana. Aplikasi yang ada di internet dan perangkatnya (gawai) bisa diakses dengan tanpa batasan geografis dan cakupan entitas warga yang jauh lebih luas dibanding saluran media massa atau saluran-saluran komunikasi lainnya.

Tidak hanya itu, media sosial juga bisa menjadi sumber informasi untuk 1) data korban bencana baik jiwa maupun bagunan, 2) memetakan secara geografis lokasi-lokasi bencana, 3) sumber informasi bagi relawan, lembaga donor, atau lembaga-lembaga lainnya yang terhubung dengan bencana, sampai pada 4) database yang bisa digunakan untuk menangkal risiko-risiko bencana di kemudian hari.

Berikut ini infografis penggunaan media sosial sebagai alat mengatasi atau manajemen krisis yang juga bisa bermanfaat saat terjadi bencana.

Using Social Media as a Crisis Management Tool
Source: Using Social Media as a Crisis Management Tool

 

Kang Arul
the authorKang Arul
Dosen, jurnalis, dan penulis. Saat ini selain menjalani profesi sebagai dosen di berbagai perguruan tinggi, ia juga merupakan konsultan untuk konten digital di berbagai perusahaan, lembaga/kementerian, maupun perorangan. Profil lengkapnya sila klik http://www.kangarul.id

1 Comment

Leave a Reply

error: Content is protected !!