Teknologi

Hisense Pure Shot Plus

Sebenarnya saya sudah lama tahu Hisense. Perusahaan multinasional yang didirikan di kota Qingdao, pesisir timur China ini adalah brand yang tak asing. Mengapa? Sejak tahun 2009, Hisense masuk pasar Indonesia dan menggandeng operator CDMA dan di 2012 Hisense merupakan smartphone untuk Andromax – Smartfren.

Maka, ketika saya dan rekan blogger lainnya diberikan dua smartphone dengan merk berbeda dalam rangka XL4G Race (28/11/2015), saya pun langsung memilih Hisense PureShot Plus. Selain di race  keliling Jakarta itu kami akan menjajal kekuatan jaringan 4G LTE, saya juga penasaran dengan kekuatan dari smartphone yang di 2015 ini mulai lebih serius bersaing di kelas smartphone.

“Nah, Kang Arul milih yang mana?” rekan blogger saya itu bertanya sebelum race dimulai.

Jujur sejenak saya menimbang, namun akhirnya keputusan sudah dibuat, “Saya yang putih saja,” kata saya sambil membuka kotak Hisense PureShot Plus.

Terus-terang beberapa hari belakangan saya sempat berselancar di dunia maya demi mengetahui apa kekuatan dan fitur-fitur smartphone ini. Saya memang bukan lulusan teknologi dan buka pula teknisi hape apalagi punya tokonya. Bagi seorang blogger, keinginan sederhana adalah perangkat yang mendukung aktivitas.

Nah, salah satu fitur yang membuat hati saya tertarik adalah kamera belakang (13 MP) dan depan (5 MP) sudah dilengkapi dengan lampu flash. Bahkan kabarnya Hisense PureShot Plus ini hasil kameranya  tajam, bersih dan lebih detail karena ada reduksi noise bahkan dalam kondisi gelap sekalipun.

Buat blogger yang rada narsis, kadang di suatu saat keinginan untuk selfie atau wefie muncul begitu saja. Ketika menggunakan kamera depan seringkali muncul persoalan, yakni gambar atau pencahayaan yang kurang mendukung.

Ketika saya sampai di garis finish, saya langsung menjajal kekuatan kamera depan tanpa flash dengan matahari yang sudah condong ke arah barat.  Dan ini hasilnya…

Selfie hisense

Abaikan wajah lelah dan ketampanan, tapi dengan cahaya sore yang sedikit mendung itu hasil foto di atas sungguh memberikan kesan yang tidak mengecewakan. Tak heran jika tagline-nya memakai ‘make your life reimagined‘.

Soal daleman alias mesin sih, rasa-rasanya Hisense PureShot Plus sudah ditanam dengan Octacore Processor A53 (64 bit) – Qualcomm Snapdragon 415 / GPU Adreno 405.  Dengan chipset teknologi terbaru dari Qualcomm jelas   performa menajdi  lebih maksimal. Saya jajal dengan mengunduh game Need for Speed dan ketika dijalankan PureShot Plus memberikan tampilan grafis yang detail, lebih indah, juga upload maupun download lebih cepat.

Hisense-Infografik

Dan bermain game saya semakin asyik dengan adanya Dolby Digital Plus yang biasanya ada di sistem suara bioskop. Teknologi ini akan menghasilkan keluara suara yang jernih dan sinematik baik pada saat main game, nonton video apalagi mendengarkan musik. Ada juga equalizer yang memungkinkan pengguna mengatur suara seperti apa yang akan dihasilkan.

O ya, PureShot Plus juga memiliki teknologi speaker yang menghasilkan suara terbaik. Gangguan atau noise akan direduksi saat saat menelpon dan akan mendengar suara yang lebih jernih karena noise dari luar diredam. Speaker ini juga akan menghasilkan nada sambung atau ringtone dan  notifikasi yang masuk menjadi  lebih jelas bahkan saat  disimpan di atas meja maupun disimpan dalam saku.

Belum lagi 2.5D Corning Gorilla Glass 3  yang melapisi PureShot Plus. Lapisan kaca ini memberikan ketahanan dan kekuatan dari tergores atau pecah, bekas gesekan dengan benda tajam/kasar,  dalam situasi normal.
Hisense-Infografik-1

Saya bersyukur bisa memiliki smartphone ini.

 

Kang Arul
the authorKang Arul
Dosen, jurnalis, dan penulis. Saat ini selain menjalani profesi sebagai dosen di berbagai perguruan tinggi, ia juga merupakan konsultan untuk konten digital di berbagai perusahaan, lembaga/kementerian, maupun perorangan. Profil lengkapnya sila klik http://www.kangarul.id

4 Comments

Leave a Reply

error: Content is protected !!