Hebat, Aparat Amankan BTS XL di Serang

By -

Kadang saya tidak habis pikir kepada mereka yang melakukan tindak kejahatan. Karena bisa jadi apa yang dilakukan akan merugikan tidak hanya satu dua, melainkan bisa satu wilayah bahkan kota.

Kasus pencurian BTS milik XL salah satunya. Siang ini saya mendapatkan rilis dari Hendrik, Manager – Operation Coordination Management PT XL Axiata Tbk.

XL Axiata Tbk berterima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran Kepolisian Resor Serang atas penangkapan dan proses hukum terhadap para pelaku pencurian perangkat 7 BTS XL di wilayah Serang. Pelaku pencurian ini kerap beraksi di wilayah Serang, Pandeglang hingga ke Sukabumi, Jawa Barat dan sekitarnya. Perangkat BTS XL yang dicuri antara lain meliputi : modul, battery, feeder, power system, dan beberapa komponen penting lainnya yang menjadi penunjang operasional BTS XL.

Dalam penangkapan ini selain bekerja sama dengan Kepolisian Resor Serang, XL juga bekerja sama dengan PT. Huawei Services dan mitra jasa pengamanan PT. Mandiri Nainggo Jaya. Proses pennangkapan pelaku pencuri dimulai dari ditemukannya indikasi alarm system dari salah satu BTS XL di Kampung Pakem, Kecamatan Petir, Serang dan tim XL bersama partner berkoordinasi dengan pihak Kepolisian Resor Serang merespon alarm tersebut dan langsung meluncur ke lokasi BTS XL dan pelaku berhasil ditangkap.

XL akan terus mendukung Kepolisian Resor Serang dalam menuntaskan proses hukum terhadap para pelaku tindak kriminal pencurian perangkat pada 7 BTS XL. Kami juga berharap dengan adanya penangkapan ini dan penyelesaian secara hukum akan memberikan efek jera bagi para pelaku dan juga pihak-pihak lain yang terlibat, serta bisa menjadi peringatan kepada siapa pun yang punya niat untuk menganggu keberadaan perangkat telekomunikasi seluler di mana pun berada.

Kami akan berusaha lebih keras lagi untuk menjaga dan meningkatkan pengamanan perangkat BTS XL dengan berbagai metode keamanan agar dapat lebih meminimalisir dan dapat menutup peluang bagi para pelaku yg berniat melakukan pencurian perangkat BTS XL. Tentunya untuk pengamanan ini, kami akan berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat, termasuk kepolisian dan juga masyarakat sekitar.

Pencurian terhadap perangkat telekomunikasi akan berdampak besar secara langsung pada layanan kepada masyarakat dan pelanggan secara luas. Pencurian perangkat akan membuat operasional layanan dari provider akan terhenti. Perangkat menjadi rusak dan tidak berfungsi. Perlu waktu dan biaya yang tidak sedikit untuk memulihkan layanan kepada pelanggan dan masyarakat kembali menjadi normal. Dengan kondisi tersebut secara otomatis akan mengganggu pelayanan pelanggan dalam berkomunikasi baik telpon, SMS maupun internetan sehingga pelanggan atau masyarakat termasuk menjadi salah satu pihak yang akan dirugikan karena aktivitas dalam berkomunikasi akan terganggu.

Jadi, pencurian tidak hanya merugikan perusahaan provider seperti XL, namun secara langsung juga merugikan pelanggan dan masyarakat luas. Apalagi, saat ini, layanan telekomunikasi juga dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sarana produktif, dari mulai mengakses informasi, mempermudah tugas pekerjaan, hingga berjualan secara online dan hiburan. Mengingat dampak buruk dari pencurian yang juga akan merugikan masyarakat dan pelanggan secara luas, maka kami juga berhadap dukungan masyarakat dan pelanggan untuk turut mendukung pengamanan keberadaan perangkat telekomunikasi di lingkungan mereka.

 

(59)

Jurnalis-Penulis-Traveler merupakan tiga rangkaian kata yang bisa menjelaskan siapa saya, selain sesekali menjadi dosen tentunya. Telah menulis 100-an judul buku. Sering memberikan pelatihan terkait PR 3.0, digital media, dan komunikasi di berbagai institusi. Selain di blog ini, ia juga memiliki weblog di www.kangarul.com dan www.dosenkomunikasi.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *